Pusat Penjaminan Mutu (PPM) Universitas Kadiri melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan survei Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengumpulan data dan mendukung proses penjaminan mutu secara berkelanjutan pada hari Senin, 31 Agustus 2026. Evaluasi dilakukan dengan membahas response rate, mekanisme sosialisasi, kebutuhan data untuk surveillance dan akreditasi, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengisian survei.

Dalam evaluasi disampaikan bahwa data Monev sebelumnya belum dapat diolah secara optimal karena jumlah responden yang mengisi survei masih terbatas. Oleh karena itu, pada pelaksanaan berikutnya akan dilakukan penguatan media informasi melalui flyer yang lebih informatif, termasuk mencantumkan batas waktu pengisian. Sosialisasi juga akan dilakukan melalui berbagai media komunikasi dan pengingat secara berkala agar informasi mengenai survei dapat diterima oleh seluruh responden secara lebih merata.

Rapat juga menyoroti pentingnya peningkatan response rate secara konsisten. Pengisian survei diharapkan tidak hanya dilakukan ketika universitas atau program studi sedang mempersiapkan akreditasi, tetapi menjadi bagian dari budaya evaluasi dan peningkatan mutu yang dilaksanakan secara rutin. Untuk meningkatkan partisipasi, tindak lanjut dapat dilakukan melalui pengingat secara personal kepada responden yang masih dapat dihubungi dan memungkinkan untuk melakukan pengisian.

Dalam rangka mendukung kebutuhan surveillance dan akreditasi, data survei perlu dikumpulkan, diperbarui, dan didokumentasikan secara sistematis. Proses tersebut meliputi penentuan responden, penyebaran instrumen, monitoring pengisian, pengolahan data, hingga dokumentasi hasil survei sehingga data dapat tersedia ketika dibutuhkan.

Selain itu, dibahas berbagai kendala teknis dalam pengisian survei oleh dosen dan mahasiswa. Pada dosen, kendala yang ditemukan antara lain belum meratanya informasi mengenai survei serta kesulitan mengakses portal karena lupa atau belum mengetahui informasi akun. Sementara itu, pada mahasiswa masih ditemukan kendala dalam proses login maupun mahasiswa yang telah berhasil masuk ke sistem tetapi belum menyelesaikan pengisian survei. Untuk mengatasinya, diperlukan pendampingan, panduan yang jelas, serta monitoring progres pengisian selama periode survei berlangsung.

Evaluasi juga mencakup pelaksanaan Monev penelitian. Jumlah pertanyaan yang cukup banyak menjadi salah satu kendala karena membutuhkan waktu pengisian yang relatif lama. Selain itu, kondisi mahasiswa yang berada di luar daerah juga menjadi tantangan dalam proses koordinasi dan pengumpulan data. Periode pelaksanaan Monev perlu disesuaikan dengan kondisi kegiatan penelitian agar data yang diperoleh tetap relevan.

Seluruh data penelitian juga perlu diverifikasi dan diperbarui untuk memastikan tidak terdapat data yang terlewat maupun duplikasi. Dengan penguatan mekanisme sosialisasi, peningkatan partisipasi responden, serta pengelolaan data yang lebih terstruktur, PPM Universitas Kadiri berupaya memastikan hasil survei dan Monev dapat menjadi dasar evaluasi yang valid dalam mendukung peningkatan mutu institusi secara berkelanjutan.

Categories: Berita

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *